WaNoJa Education

Total Pages Visitor

Pencarian

 

Rabu, 04 September 2013

Tizen OS

 TIZEN OS meramaikan Dunia Sistem Operasi Opensource


TIZEN merupakan proyek open source, sebuah platform software berbasis standar yang ada (Linux Foundation, W3C, Khronos Group, dll) yang didukung oleh operator seluler, produsen perangkat IT & elektronik, dan pemasok silikon/semikonduktor terkemuka di dunia untuk beberapa kategori perangkat, termasuk smartphone, tablet, laptop/PC, perangkat infotainment di dalam kendaraan (in-vehicle infotainment/IVI), Smart TV, Smart Camera, peralatan rumah tangga, printer dan banyak lagi. TIZEN menawarkan sistem operasi yang inovatif, serta aplikasi, pengalaman pengguna dan konvergensi yang konsumen dapat menikmatinya dari perangkat yang satu ke perangkat yang berbeda.

Proyek TIZEN berada dalam naungan Linux Foundation dan diatur oleh Kelompok Pengarah Teknis (Technical Steering Group/TSG). Kelompok Pengarah Teknis adalah badan pengambilan keputusan utama untuk proyek open source, dengan fokus pada pengembangan platform dan pengiriman, bersama dengan pembentukan kelompok kerja untuk mendukung perangkat secara vertikal.
Tizen Association telah dibentuk untuk memandu peran industri dari TIZEN, termasuk pengumpulan persyaratan, identifikasi dan fasilitasi pelayanan model, dan pemasaran industri secara keseluruhan dan pendidikan.

TIZEN menyediakan lingkungan yang kuat dan fleksibel untuk para pengembang aplikasi, berdasarkan teknologi Web (HTML, JS, CSS) dan C/C++ untuk aplikasi native. Dengan kemampuan HTML5 yang kuat dan fleksibilitas lintas platform, maka akan dengan cepat menjadi lingkungan pengembangan yang lebih disukai untuk aplikasi dan layanan mobile. TIZEN SDK dan API memungkinkan pengembang untuk menggunakan HTML5 dan teknologi web terkait untuk membuat aplikasi yang berjalan di beberapa segmen perangkat.

Arsitektur Tizen OS

Arsitektur Tizen, pada dasarnya dibagi menjadi 3 lapisan, satu lapisan Kernel dengan kernel Linux yang telah dioptimalkan untuk prosesor ARM, kemudian lapisan Core, di mana berbagai layanan Core (Web, Security, Multimedia, Graphics, UI, Location, Telephony, Messaging, dll) yang berjalan melalui API yang berbasis Web API, dan lapisan Application yang akan mengakomodasi aplikasi pihak ketiga yang berbasis Web, yaitu aplikasi HTML5 dan WAC.

Yang menarik adalah penggunaan nama Core untuk lapisan inti dari arsitektur Tizen, dimana menurut pengajuan merek dagang terbaru dari Samsung, raksasa elektronik Korea ini akan memiliki perangkat baru bernama "Samsung Core" di masa depan. Berdasarkan dokumen pengajuan, merek dagang yang mungkin akan menggunakan nama ini adalah untuk produk ponsel, smartphone dan komputer tablet tanpa ada rincian lain yang lebih lanjut.


Tizen SDK

Menurut realnorth SDK tersedia di sini, tapi tidak tahu kenapa sulit untuk diakses. Tizen SDK sejauh ini hanya tersedia untuk Linux, installer beratnya sekitar 5 MB dan untuk instalasi SDK membutuhkan ruang kosong pada memori disk sekitar 2 GB. IDE berbasis Eclipse dan memungkinkan Anda untuk membuat baik aplikasi native (asli) dan aplikasi berbasis Web. Dalam SDK juga termasuk sebuah emulator dimana kita dapat menguji aplikasi kita, namun emulator masih memiliki banyak keterbatasan, yang antara lain belum mendukung OpenGL ES dan EFL, belum bisa mendeteksi perubahan posisi pada layar (portrait, landscape). Semua keterbatasan ini sebagian akan diselesaikan pada Februari mendatang ketika SDK resmi pertama dari Tizen dirilis dan Samsung rencananya akan meluncurkan model referensi pertama sehingga pengembang dapat menguji aplikasinya secara langsung pada perangkat.

Berdasarkan User Agent dari situs Sammobile disamping, perangkat pertama yang menjalankan OS Tizen adalah Samsung GT-i9500 dan menjalankan SLP Browser. SLP (Samsung Linux Platform) adalah sebuah sistem operasi mobile berbasis kernel Linux dan server X.org milik Samsung yang sudah dikembangkan sejak 2007 sebagai bagian dari LiMo (Linux Mobile) dan menjadi platform software untuk Vodafone 360 Samsung H1/M1 ​​yang dirilis pada bulan Juni 2009. Jadi bisa dikatakan Tizen ini adalah turunan dari SLP. Jika dilihat dari serinya, GT-i9500 jauh lebih tinggi dari Samsung Galaxy SII (GT-i9100) dan Galaxy Nexus (GT-i9250). Jadi kita bisa berharap adanya spesifikasi hardware yang termutakhir dari Samsung untuk smartphone flagship perdana dari Tizen tahun ini.


 Tizen User Interface

UI yang digunakan dalam versi ini cukup mendasar, dengan beberapa kemiripan dengan TouchWiz 4.0 dan bada 2.0. Saya tidak tahu apakah ini juga bentuk prototype dari TouchWiz 5.0 dan bada 3.0 dengan tampilan yang lebih sederhana dan bersih.

Di bawah ini Anda bisa melihat beberapa screenshot dari bagian yang berbeda dari UI dan beberapa aplikasi dalam tindakan.


Dengan kehadiran platform open source Tizen dan platform proprietary bada 3.0 di 2012, kelihatannya line-up smartphone Samsung akan sangat bergairah tahun ini. Yang paling diuntungkan tentu saja adalah penggemar smartphone Samsung karena kini mereka bisa memilih platform software yang mereka inginkan tanpa harus bergantung lagi dari lisensi pihak luar. Tizen dan bada 3.0 akan memiliki UI dan dukungan aplikasi yang sama, bedanya yang satunya adalah sistem operasi yang terbuka (open source) sedangkan satunya tertutup.

Tizen OS di Tablet


Tizen OS di Laptop Intel Ultrabook



Cek Video tentang Tizen OS :



Demikian ulasan singkat tengtang Tizen OS. Semoga menambah wawasan kita tentang dunia OS.

Sumber : 
https://www.tizen.org/
http://tizenindonesia.blogspot.com
wikipedia
google.com

Berlangganan via Email:

By FeedBurner